Selamat Datang di Website kami www.rumahperempuan.com | Alamat: Jln.Pegangsaan 1 No. 17 Kelapa Lima Kupang Telp. (0380)823117 | Email:rumahperempua@yahoo.co.id

Home
SELAMAT DATANG DI WEBSITE KAMI
Cagah Kekerasan , RPK Gelar Pelatihan Advokasi Bagi Tokoh Kunci PDF Print E-mail
Written by rumah perempuan   
Friday, 04 April 2014 08:36

pelatihanKUPANG, Makin meningkatnya kekerasan berbasis gender sesuai data pendampingan oleh Lembaga Rumah Perempuan Kupang yakni dari tahun 2002 hingga 2013 sebanyak sebanyak 1.125 kasus ,maka There Des Homes (TDH) Nederlnads melakukan kerjasama dengan Lembaga Rumah Perempuan Kupang melakukan upaya pencegahan sekaligus mendampingi korban ketika mengalami kekerasan dengan memberikan pelatihan advoksi bagi unsur-unsur yang ada di tengah masyaraka yang merupakan tokoh kunci.

Unsur-unsur yang merupakan tokoh kunci yang mendapat pelatihan yakni dari tokoh agama, polisi, guru,dan PKK tingkat kecamatan,serta tenaga kesehatan dengan total peserta yang berjumlah 30 orang.Dalam pelatihan advoksi bagi unsur-unsur tokoh kunci ini menghadirkan pemateri dari pihak Universitas Undana yakni Dosesn Fakultas Hukum, Deddy R. Ch. Manafe yang juga menjabat sebagai Kepala PSA HAM Undana,BP KontraS Nusa Tenggara,Korbid Advokasi LPA NTT,Tim Advokasi Warga Binaan Lapas-Rutan Se-NTT, Mitra Kerja Biro PP, Biro Hukum, Biro Pemerintahan, Dinas Nakertrans NTT, Kanwil Hukum Dan HAM NTT, Dispenduk Capil Kota Kupang, dan Tim Pakar DPRD Kota Kupang, serta Konsultan Rumah Perempuan, PIAR NTT.

Dedy dalam materi soal kebijakan perlindungan perempuan dana anak pada kegiatan pelatihan tersebut di Hotel Olive Kupang,Jumat (4/4) mengatakan, pada konflik sosial, perempuan dan anak cenderung lebih rentan terhadap bentuk-bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual, serta belum optimalnya perlindungan dan pemberdayaan untuk perempuan dan anak dalam konflik tersebut,maka itu upaya pencegahan dan pendampingan terhadap korban kekerasan sangat diperlu.Untuk itu perlindungan perempuan dana anak secara kebijakan harus diatur dan dirumuskan dalam regulasi.

 
Sekjen AFSC Kunjungi Kelurahan Model di Kota Kupang PDF Print E-mail
Written by rumah perempuan   
Wednesday, 02 April 2014 06:44

Pose bersama 000KUPANG-Sekjen American Friends Service Committee (AFSC) melakukan kunjungan ke Kelurahan Nefonaek Kecamatan Kelapa Lima ,Kota Kupang.Kunjungan Sekjen AFSC ke Kelurahan Nefonaek,Senin (31/3) ini dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan berbagai kegiatan bersama dalam mengatasi masalah trafficking, KDRT,LGBT dan juga soal toleransi dalam keberagaman,karena Kelurahan merupakan salah satu kelurahan di Kota Kupang yang di tetapkan sebagai Kelurahan model.

Dalam kunjungan tersebut,Lurah Nefonaek ,Titus Ratuarat dalam sambutanya pada acara diskusi bersama rombongan AFSC yang dipimpin langsung oleh Sekjen AFSC ,Hector mengatakan, dengan ditetapkan Kelurahan Nefonaek sebagai kelurahan model ,maka ,berbagai pelaksanaan program seperti yang dilakukan pihak Keluarhan Nefonaek dan Lembaga Rumah Perempuan Kupang (RPK) telah menindak lanjuti UU KDRT, ,dimana tidak hanya konsep tapi juga mengetahui hal-hal yang terjadi. Dari 6 kecamatan dan sekian banyak kelurahan yang ada ternyata kelurahan Nefonaek mendapat perhatian khusus dan keluar menjadi kelurahan model.

 
Kekerasn Fisik Terus Menerus Korban Bisa Derita Kejiwaan PDF Print E-mail
Written by rumah perempuan   
Thursday, 13 March 2014 09:50

DSC 49399999

KUPANG,-Akibat kekerasan fisik yang terjadi berulang-ulang secara terus menerus dapat membuat korban tersebut menderita penyakit kejiwaan.

“Suatu tindakan yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan dari seseorang terhadap orang lain, baik itu benturan secara fisik maupun secara psikis berulang-ulang tentunya dapat mengakibatkan seorang korban bisa menderita penyakit kejiwaan,” kata Kepala penanganan kekerasan terhadap perempuan dana anak di RSUD W.Z Johanes Kupang ,Yuliana Ratu,S.P.si saat membawah materi soal “mengenal dan memahami kondisi psikis korban KTP/A pada acara pelatihan ketrampilan melakukan konseling yang responsif gender di Hotel Olive Kupang yang dilakukan oleh TDH Belanda bersama rumah Perempuan Kupang (RPK), Kamis (13/3).Kegiatan yang dikuti peserta dari Wilayah Kota Kupang sebanyak 30 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, polisi, tokoh agama, guru dan tokoh masyarakat serta para ketua PKK tingkat kecamatan.

 
Pelatihan Konseling Responsif Gender,Pendamping Perlu Jaga Kerahasian PDF Print E-mail
Written by rumah perempuan   
Friday, 14 March 2014 09:34

OkeeeeeKUPANG- Para peserta konseling yang terdiri dari tenaga kesehatan, polisi, tokoh agama, guru dan tokoh masyarakat serta para ketua PKK tingkat kecamatan tingkat Kota Kupang diminta agar dalam melakukan pendampingan terhadap korban kekerasan yang berbasis gender agar selalu menjaga kerahasian korban.

”Kami berharap dengan para konseling yang telah mengikuti kegiatan pelatihan ketrampilan melakukan konseling yang responsif gender baik itu korban KDRT,maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi diwilayah masing-masing ,agar selalu menjaga kerahasian korban jika melakukan pendampingan,” hal ini dikatakan fasilitator kegiatan ,Imelda Dally yang didampingi koordinator RPK pada acara kegiatan pelatihan ketrampilan melakukan konseling yang responsif gender di Hotel Olevie Kupang pada acara penutupan kegiatan,Jumat (14/3).

 
Soal TKW di Medan ,Empat LSM Pertemuan dengan Sinode dan Uskup PDF Print E-mail
Written by rumah perempuan   
Tuesday, 11 March 2014 09:58

PertemuanKUPANG-Dalam menuntaskan kasus penyekapan tenaga kerja wanita (TKW) asal NTT  di Medan, Sumatera Utara, yang berujung maut,tenyata tidak henti-hentinya para pendamping yakni pihak Lembaga Rumah Perempuan Kupang,PIAR dan JPIT ,IRGSC, dengan memfasilitasi para orang tua korban dengan bisa berkomuniskasi untuk mengetahui keberadaan mereka dan mendorong Pemerintah daerah untuk bisa memberikan perhatian.T etapi para pendamping dari empat lembaga Swadaya masyarakat (LSM) juga mendorong pihak gereja juga ikut ambil bagian dalam memberikan perhatian melalui suara gembala,.

Perhatian gereja dalam mengambil bagian untuk persoalan TKW ini dilakukan pendamping yang terdiri dari Empat lembaga Swadaya masyarakat ini terbukti dengan membawah para orang tua korban TKW melakukan pertemuan bersama pihak Sinode GMIT,dan Keuskupang Agung Kupang,yang diselenggarakan pada Selasa ( 11/3).

Dalam pertemuan dengan Sindone GMIT diterimah oleh Wakil Ketua Sinode GMIT ,Pdt, Welmince Kameli Maleng,dan Sekertaris Sinode GMIT, Pdt Ince Toselak.Pertemuan tersebut para pendamping menyatukan sikap terbitkan suara gembala kepada gereja-gereja guna masyarakat bisa mengetahui bagaiaman bermigrasi yang aman dan juga tidak muda terpengaruh dengan bujuk rayau orang untuk bekerja di luar negeri dengan iming yang besar dengan tidak sesuai prosedur.

 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 1 of 19

WAKTU

PENGUNJUNG

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini6
mod_vvisit_counterKemarin22
mod_vvisit_counterMinggu ini115
mod_vvisit_counterBulan ini479
mod_vvisit_counterJumlah10550
Visitors Counter 1.5

feed-image Feed Entries

Latest News

Popular


by Dimas http://www.rumahperempuan.com .